Debit Air Tinggi, Perahu Penyeberangan Megaluh Jombang Hanyut Terseret Arus

Jombang, Jurnal Jatim – Debit air sungai berantas meninggi menyebabkan satu unit perahu penyeberangan “Joko Tingkir” sungai Brantas, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang terseret arus, Sabtu (19/11/2022).

Penumpang beserta kendaraan di atas perahu turut serta terbawa bersama perahu hanyut sejauh kurang lebih 1 kilometer.

Didik (42) salah satu warga Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh menerima kabar perahu penyeberangan Joko Tingkir hanyut sejak pagi hari. Ada satu unit Mobil dan beberapa kendaraan serta penumpang di atas perahu saat hanyut.

“Dari tadi pagi mas, perahu Joko Tingkir, kincir nyangkut sampah,” ucapnya.

Penjaga pos Mapolsek Megaluh, Iptu Slamet Riyadi mengatakan pihaknya telah mendapat informasi dari masyarakat terkait perahu hanyut pada Sabtu (19/11/2022) sekira pukul 07.30 WIB. Ia lantas memastikan kejadian itu dengan mengecek ke lapangan.

“Perahu penyeberangan Joko Tingkir hanyut disebabkan baling-balingnya mengenai sampah, sehingga terbelit, alhamdulillah bisa menepi di daerah Plandaan,” kata Slamet di dermaga penyeberangan area TKP, Sabtu (19/11/2022) siang.

Berdasar informasi dari masyarakat, perahu memulai perjalanan dari dermaga daerah kecamatan Megaluh sebelah Timur, hendak ke Kecamatan Plandaan sebelah Barat. Belum sampai seberang, baling perahu tidak berfungsi dan perahu akhirnya terbawa arus sungai yang deras.

“Curah hujan deras, membuat debit air meningkat dan arus sungai sangat deras, apalagi ditambah sampah akibat pohon tumbang, membahayakan perahu penyeberangan,” terangnya.

Pihak kepolisian mengimbau para pelaku usaha penyeberangan untuk menghentikan sementara aktivitasnya. Mengingat untuk menjaga keselamatan semua.

“Kita hentikan sampai Debit air turun atau arus sungai mereda,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, Debit air sungai Brantas tinggi dengan arus deras. Tampak sungai berwarna kecoklatan, membawa hanyut beberapa material sampah tanaman dan plastik. Perahu penyeberangan berhenti beroperasi dan menyandarkan perahunya ke pinggir sungai.

Selain itu, posisi perahu Joko Tingkir tampak hanyut jauh di seberang area kecamatan Plandaan. Belum ada tanda-tanda evakuasi dilakukan oleh pihak terkait. Masih tampak satu mobil berwarna putih, beserta beberapa sepeda motor masih berada di atas perahu. Belum ada tanda-tanda Debit air menyusut dan arus masih tampak deras.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com