Inilah Daftar Nama 10 Orang Pejabat yang Dimutasi Kemenag Jombang

Jombang, Jurnal Jatim – Sepuluh orang pejabat fungsional dan struktural lingkungan Kemenag (Kementerian Agama) Kabupaten Jombang, Jawa Timur dimutasi pada Selasa pagi tadi, (4/10/2022).

Puluhan pejabat itu resmi berpindah tugas setelah dilaksanakan prosesi pelantikan di aula kantor Kemenag setempat. Pelantikan dipimpin langsung Kepala Kantor Kemenag Jombang, Taufiqurrohman.

Pelantikan itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama Republik Indonesia nomor 1873-1882Kw.13.01/KP.07.6/09/2022 tanggal 27 September 2022.

Adapun sepuluh pejabat Kemenag Jombang yang dimutasi yakni Zainal Muttaqin, jabatan lama Penata Kepala Urusan Tata Usaha pada MTsN 9 Jombang, jabatan baru Kepala Urusan Tata Usaha pada MAN 10 Jombang.

Dadik Mokhamat Agus Hasyim, jabatan lama Kepala Urusan Tata Usaha pada MTsN 13 Jombang, jabatan baru Kepala Urusan Tata Usaha pada MAN 1 Jombang.

Saadatul Athiyah, jabatan lama guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 16 Jombang, jabatan baru sebagai guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MAN 7 Jombang.

Moch. Syuaib, jabatan lama guru muda dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 3 Jombang, jabatan baru guru muda dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 13 Jombang.

Abdul Kharis, jabatan lama guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 13 Jombang, jabatan baru guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 12 Jombang.

Emi Tahmidah, jabatan lama guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 12 Jombang, jabatan baru guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 16 Jombang.

Umi Mahmudah, jabatan lama guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 6 Jombang, tugas baru sebagai guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 8 Jombang.

Ahmadi, jabatan lama guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 10 Jombang, jabatan baru Guru Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MTsN 6 Jombang.

Suryanto, jabatan lama guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MAN 7 Jombang, jabatan baru guru madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala MAN 5 Jombang.

Sugiati, jabatan lama guru Madya Bidang Studi IPA pada MTsN 10 Jombang Kabupaten Jombang.

“Kiranya, kita harus memaklumi, menyadari bahwa ini hal yang lumrah. Ini merupakan keberlangsungan sistem organisasi dalam institusi manapun termasuk di dalamnya institusi Kementerian Agama,” tutur Kepala Kemenag Jombang Taufiqurrohman.

Ia menyampaikan, mutasi maupun promosi jabatan tersebut adalah untuk peningkatan kompetensi, pengalaman, dan pendewasaan dalam menjalankan tugas yang diamanatkan kemenag.

Taufiqurrohman juga mengingatkan, agar tempat tugas dimana pun tidak menjadi persoalan. Tempat tugas dimana pun adalah proses pengabdian kepada negara melalui Kementerian Agama.

Tidak ada yang memandang enak tidak enak, jauh dekat, besar kecil, semua kembali kepada masing-masing. Ketika dijalankan dengan sebaik-baiknya, menyukuri yang telah diberikan Allah, maka yang kecil menjadi nyaman, yang besar menjadi aman.

“Demi kemaslahatan umat dimana pun kita ditugaskan baik yang promosi maupun mutasi,” ujarnya.

Menurutnya, pemberian amanah Kemenag bukan merupakan satu-satunya garis, namun merupakan suatu peningkatan kompetensi, pengalaman, wawasan dan pengabdian kepada masyarakat melalui Kemenag.

“Sehingga dimana pun ditugaskan maka akan ikhlas dalam menjalankannya,” ujar mantan Kepala Kantor Kemenag Nganjuk ini.

Dirinya berharap, ada keseimbangan dalam menjalankan tugas. ada hablumminallah dan hablumminannaas, jadi ada sistem vertikal dan horizontal.

“Kita tingkatkan keseimbangan komunikasi dan koordinasi terhadap pimpinan atasan langsung, atau atasan dari atasan langsung, termasuk ada komunikasi lintas sektoral dalam rangka untuk menjalankan tugas dan peningkatan kualitas pelayanan di mana kita ditugaskan,” pesannya.

Lebih lanjut, Taufiqurrohman berpesan agar ke bawah juga mampu merangkul, menjadi motivator, pendorong, penyemangat, menjadi penyejuk, dan pembahagia bagi yang dipimpin.

Selain itu juga harus menjaga hubungan menyamping, di antaranya menjaga komunikasi dengan kepala madrasah lainnya dan saling memberi masukan dalam rangka menjalankan tugas yang lebih baik. (*)

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com