oleh

SMKN Mojoagung Jombang Kembalikan Dana PIP Kepada Orang Tua

Jombang, Jurnal Jatim – SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) Mojoagung, Jombang, Jawa Timur menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) melalui kartu Indonesia Pintar (KIP). Sebanyak 212 orang siswa dipastikan akan mendapatkan bantuan dalam bentuk uang nominal tersebut, Sabtu (17/9/2022).

Ada total 212 siswa mendapatkan bantuan PIP dengan anggaran mencapai Rp140 juta. Setelah proses pengambilan sebelumnya oleh orang tua siswa, total uang penyerahan dana PIP sebanyak Rp126.015.000.

Orang tua murid asal Dusun Pandean, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Nurhayati (48), mengatakan bahwa anaknya mendapatkan bantuan PIP sebesar Rp1 juta. Ia mengaku senang karena mendapatkan bantuan untuk pengembangan belajar anak.

“Uangnya saya gunakan untuk kebutuhan anak sekolah, saya sumbangkan ke sekolah,” kata Nurhayati di sela menerima bantuan di ruang pertemuan SMKN Mojoagung, Jombang, Sabtu (17/9/2022).

Nurhayati tidak sendiri, ada puluhan orang tua siswa yang turut menerima dana PIP itu. Berdasarkan catatan undangan dari pihak sekolah, ada sebanyak 66 orang tua perwakilan sekolah hadir pada penyerahan tahap pertama, untuk sisanya akan diberikan hari senin (19/9/2022) lusa.

Kepala SMKN Mojoagung, Jombang, Panca Sutrisno mengemukakan mengenai polemik pencairan PIP sekolahnya karena adanya miskomunikasi. Sebenarnya ranah komite sekolah tidak ada pemotongan dana PIP.

“Dana PIP harus dikembalikan kepada siswa yang diwakili oleh orang tua siswa, ada yang dapat 500 ribu dan 1 juta,” kata Panca sapaan akrab Panca Sutrisno kepada wartawan.

Panca menegaskan jika pihak sekolah tidak bisa memaksa terkait penggunaan anggaran. Semua diserahkan kepada orang tua siswa, kalau mau disumbangkan terserah orang tua.

“Kita gak pernah mewajibkan orang tua bayar, apalagi dengan istilah SPP,” kata Panca.

Menurut Panca, sekolah hanya memfasilitasi pendidikan anak. Apabila ada anak yang terkendala ekonomi bisa menyampaikan ke sekolah. Kalau anak masih mau sekolah tidak masalah bagi sekolah.

“Kami harap tetap jalin komunikasi, dengan wali siswa, masyarakat sekitar, komite, biar tidak terjadi miskomunikasi,” kata Panca mengakhiri.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com