oleh

Air Sungai Mojoranu Jombang Tiba-tiba Berubah Warna Seperti Ini

Jombang, Jurnal Jatim – Air sungai yang awalnya bening, mendadak berubah menjadi warna merah kecoklatan. Kondisi itu terjadi di sungai Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (23/9/2022).

Praktis, warga sekitar yang mengetahui perubahan warna air Sungai Mojoranu kaget. Terlebih beberapa bulan lalu warna air di sungai itu juga berubah warna menjadi merah darah.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab berubahnya warna air kecoklatan saat ini.

Salah satu warga setempat Ahmad Basori (45) mengungkapkan, perubahan warna air itu terjadi sejak kemarin. Air di Sungai Mojoranu yang awalnya bening, mendadak menjadi merah kecoklatan. Itu terjadi kurang lebih 1 km.

“Ya, airnya berubah warna merah kecoklatan sejak kemarin. Air gak berbau,” kata Bashori kepada wartawan.

Menurut Basori, meski air berubah warna, tapi tidak gatal di kulit. “Saya tidak tahu apa yang menyebabkan air sungai ini berubah warna,” ujarnya

Fenomena perubahan warna air sungai itu dibenarkan Kepala Desa (Kades) Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Dimas Wahyu Ramadhana.

Dimas mengatakan air sungai yang berubah warna itu memanjang sekitar 1 kilometer dari arah timur ke barat. Kendati demikian, Dimas belum mengetahui pasti penyebab perubahan warna air itu.

“Informasi dari teman-teman air sungai dam (bendungan) soker Mojoranu ada warna yang aneh, setelah kita cek warna merah kecoklatan. Kurang lebih 1 kilometer dari dan soker timur ke barat,” kata Dimas.

Perubahan warna air sungai Mojoranu, Desa Tanggalrejo disebut Dimas sudah terjadi dua kali ini. Pertama, beberapa bulan lalu air sungai berubah menjadi merah darah. Namun ada perbedaan dengan yang terjadi saat ini.

“Untuk saat ini merah kecoklatan. Perubahan warna hanya permukaan saja. Lain dengan dulu. Dalamnya juga merah semua,” katanya.

Menurut Dimas, berubahnya warna air sungai itu tidak mengganggu aktivitas warga. “InsyaAllah tidak menggangu aktivitas masyarakat khususnya yang mengaliri ke sawah desa Tanggalrejo,” ujarnya.

Dimas menambahkan bahwa dirinya sudah melakukan koordinasi dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Jombang untuk mengambil sampel air tersebut.

“DLH akan meluncur ke sini mengambil sampel tersebut. Kondisi air tidak berbau,” tandasnya.

Dapatkan update berita menarik hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com