oleh

Embarkasi Surabaya Telah Berangkatkan 11.638 Jemaah Calon Haji 2022

Surabaya, Jurnal Jatim – Hingga Rabu 22 Juni 2022, Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Surabaya, Jawa Timur telah memberangkatkan 26 kelompok terbang jemaah calon haji dengan total 11.638 orang.

Jemaah calon haji itu diterbangkan ke Tanah Suci Mekkah Arab Saudi melalui Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo. Hingga saat ini pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya sudah memasuki hari ke-20.

Berdasar data dari Pulahta (Pengumpulan dan Pengolahan Data) PPIH Embarkasi Surabaya, jumlah jemaah yang positif COVID-19 hingga kloter ke-26 sebanyak 8 orang.

Dari jumlah tersebut, 4 orang jemaah sudah negatif hasil PCR nya. Sedangkan jemaah dari Situbondo masih menunggu untuk dites PCR.

Adapun dua jemaah yang sempat dirawat di RSU Haji, kondisinya kini telah pulih. Hasil tes PCR kedua jemaah tersebut juga negatif sehingga sudah bisa diberangkatkan ke tanah suci.

“Alhamdulillah, 2 jemaah haji yang kemarin dirawat di RS Haji Sukolilo sekarang sudah sehat,” kata Kepala Kantor Kemenag Jatim, Husnul Maram, Rabu (22/6/2022).

Satu orang dari kloter 22 asal Sidoarjo akan diberangkatkan besok (23/6/2022) bergabung dengan kloter 27. Sedangkan satunya lagi,  jemaah kloter 17 asal Kabupaten Pasuruan bersama pendampingnya akan berangkat dengan kloter 30 nanti.

Berdasarkan jadwal pemberangkatan, kloter pamungkas jemaah haji Embarkasi Surabaya diterbangkan menuju Arab Saudi pada Sabtu (2/7/2022) pukul 21.15 WIB nanti.

Maram mengungkapkan pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya terakhir tinggal 10 hari lagi. Terdapat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian jemaah haji yang masih berada di domisili, di antaranya yakni masalah kesehatan.

“Sekarang kita sudah masuk pada injury time. Kalau sudah masa terakhir ada yang sakit, sangat riskan bagi jemaah haji. Kita berharap tidak ada jemaah yang gagal berangkat dikarenakan sakit, karena membutuhkan perawatan di kloter-kloter akhir,” katanya.

Karena itu, ia mengimbau kepada jemaah calon haji yang masih berada di tanah air untuk menjaga kondisi kesehatan sebaik mungkin. Belajar dari jemaah sebelumnya, Kabupaten Situbondo misalnya, ditemukan 4 jemaah yang hasil PCR nya positif COVID-19.

“Untuk itu kami imbau para jemaah selama menunggu keberangkatan untuk membatasi interaksi dan menjaga kondisi. Sehingga ketika berangkat semua jemaah dalam kondisi fit,” kata Maram mengimbau.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, Jangan lupa follow jurnaljatim.com di google news instagram serta twitter Jurnaljatim.com