Perajin Lempeng Puli Magetan Mampu Bertahan dengan Cara Tradisional

, Jurnal Di tengah era serba , lempeng puli di Magetan, , masih tetap bertahan dengan cara konvensional mulai mengiris, memasak pakai kayu hingga penggorengannya.

Usaha produksi lempeng manual seperti itu digeluti Eni (28) Dukuh Banjar Mlati, Sukowinangun, Kabupaten Magetan sejak puluhan tahun silam.

Di tangan Eni (25), pisau berukuran sekitar 30 cm itu terlihat meliuk liuk membelah adonan gendar menjadi pipih. Tangan kirinya dengan cekatan memindahkan lapisan pipih gendar yang berbentuk persegi panjang dengan ukuran 10×5 sentimeter ke widik bambu. Lempeng basah itu siap dijemur di bawah terik matahari, di halaman depan rumahnya.

Eni menekuni pembuatan lempeng tersebut untuk membantu orang tuanya yang sudah lebih dari 30 tahun menjadi perajin lempeng puli khas Magetan. Semua produksi lempeng di rumahnya dikerjakan secara manual.

“Semua manual, dari nyampur adonan, memasak pakai kayu, ngiris, dan menggoreng lempeng, semua pakai tangan, nggak pakai mesin karena nggak punya modal mau beli mesin,” ujarnya, Kamis (14/04/2022).

Di belakang Eni, tangan Ibu Painem terlihat memainkan serok untuk menjaga agar kepingan lempeng mentah yang meliuk-liuk karena mengembang di tengah goreng yang mendidih, tetap matang dengan warna kuning kecoklatan.

Sebelum lempeng yang telah mengembang berwarna terlalu coklat, Ibu Painem buru buru mengangkat lempeng dengan sutil dan ditempatkan pada serok besar untuk kemudian dipindahkan ke meja packing.

“Ya penggorengannya begini. Saya sejak muda sudah membuat lempeng, sudah lama sekali. Dulu ikut orang kerja, sekarang membut sendiri,” kata Painem menambahkan.

Painem mengaku, dalam satu hari dia mampu menghabiskan 30 kilogram beras untuk membuat lempeng. Prosesnya untuk memasak gendar sebagai bahan lempeng mentah, dimulai dari pagi sekitar pukul 06:00 WIB. Mulai pukul 08:00 WIB anaknya, Eni akan mendendeng gendar menjadi kotak-kotak lempeng mentah yang kemudian dijemur.

“Yang digoreng ini yang sudah kering, dijemur kemarin. Sebelum digoreng, di taruh di atas wajan penggorengan biar lebih siap untuk digoreng,” imbuhnya.

Dapatkan update berita menarik lainnya hanya di Jurnaljatim.com, jangan lupa follow di google news dan akun instagram .com