oleh

Berkah Ramadan, Pedagang Mobil Jombang Berbagi Takjil ke Pengendara

Jombang, Jurnal Jatim – Paguyuban Pedagang Mobil Jombang (PPMJ), Jawa Timur, mengadakan kegiatan bagi-bagi takjil gratis kepada warga dan pengendara jelang buka puasa ramadan 1442 Hijriah, Sabtu sore (8/5/2021).

Sekretaris PPMJ, Heru Yulianto menuturkan sebanyak 2000 bungkus makanan dan minuman takjil dibagikan gratis kepada masyarakat yang hendak buka puasa ramadan tahun 2021.

Ribuan takjil itu dibagikan di empat lokasi di Jombang. Yakni di Jalan Hayam Wuruk, Stadion Merdeka; Jalan Raya KH Abdurrahman Wahid); Gardu Papak Jalan Hasyim Asyari dan Simpang Empat Desa Bandung, Kecamatan Diwek.

“Sekitar 2000 takjil yang kami siapkan dan dibagikan gratis kepada masyarakat di empat titik itu,” kata Heru ditemui disela pembagian takjil di Kawasan Stadion Jombang.

Berdasarkan pantauan pembagian takjil di jalan Hayam Wuruk, puluhan anggota PPMJ menghentikan pengendara yang melintas di jalan raya kemudian memberikan paket bungkusan takjil.

Berkah Ramadan, Pedagang Mobil Jombang Berbagi Takjil ke Pengendara

Selain itu, para pedagang dan warga sekitar juga didatangi diberi takjil. takjil gratis tersebut dibagikan tanpa melihat strata ataupun golongan tertentu.

“Warga dan pengendara yang melintas di sini kita berikan takjil secara cuma-cuma tanpa terkecuali,” kata pria alumnus Universitas Darul Ulum, Jombang tersebut.

Pemilik Showroom mobil Berkah Mahesa Motor di Jalan Nurcholis Majid, Desa Denanyar tersebut mengungkapkan, bahwa ribuan bingkisan paket takjil berisi makanan nasi kuning, serabi dan bubur hasil dari urunan anggota PPMJ.

Menurut Heru, menjelang iftar atau buka puasa Ramadan, potensi paling banyak menimbulkan keramaian para pengendara yang ingin membeli makanan takjil.

“Maka dari itu, bulan Ramadan yang penuh berkah ini, mari bersama berbuat kebaikan dengan saling berbagi kepada sesama,” imbuhnya.

Pada pembagian takjil gratis tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat karena masih dalam kondisi pandemi COVID-19. Yakni memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun.

“Kegiatan bakti sosial itu menerapkan protokol kesehatan untuk memutus matarantai penularan COVID-19,” tambah Ketua PPMJ, Hasan.

 

 

Editor: Azriel