oleh

Polisi Rekayasa Lalu Lintas Jalan Raya di Jombang Yang Terendam Banjir

Jombang, Jurnal Jatim – Jalan Raya Nasional Surabaya-Madiun, Masuk Desa Gondangmanis, Bandarkedungmulyo, Jombang, Jawa Timur terendam banjir akibat luapan sungai Avur mulai hari Rabu 3 Februari, kemarin malam.

Selain merendam jalan, banjir itu juga merendam permukiman dan ratusan hektar lahan pertanian milik warga di daerah setempat.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Jombang Iptu Arif mengatakan pihaknya telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan yang melintas di jalur itu.

“Untuk mengantisipasi adanya banjir yang terjadi tadi di jalan raya Bandarkedungmulyo, kita melakukan rekayasa lalu lintas,”kata Arif, Kamis (4/1/2021) siang.

Arif mengemukakan, kendaraan yang melaju dari Jombang mengarah ke Kabupaten Nganjuk, dialihkan lewat Jatipelem hingga menuju ke Gudo yang tembus Kabupaten Kediri.

“Dan juga kita laksanakan rekayasa lalu lintas, kita masukkan tol yang dipintu masuk Muldoko (Tol Bandar),” jelas Arif kepada sejumlah wartawan di Jombang.

Kemudian dari sebaliknya yang menuju ke Timur, dialihkan ke Kertosono kemudian melewati Pabrik Gula Lestari yang ada di Kecamatan Patianrowo, Nganjuk.

“Dalam melakukan pengalihan ini, kita juga kerjasama dengan dengan anggota Kediri dan Nganjuk yang di Mengkreng,” katanya.

Arif menambahkan, pengalihan arus lalu lintas telah dilaksanakan oleh petugas di lapangan. Ia pun mengajak semua untuk berdoa agar petugas di lapangan dapat bekerja dengan baik untuk mengurai kemacetan lalu lintas.

“Berdoa saja sama-sama, semoga dapat melaksanakab tugas dengan baik dan kemacetan dapat kita urai,” ucapnya.

Tanggul Jebol Rendam Jalan Raya Nasional di Jombang, Dialihkan Jalur Tol

Jalan Nasional Terendam

Sebagaimana diketahui, sejak Rabu (3/2/2021) malam terjadi banjir di wilayah Bandarkedungmulyo, Jombang yang disebabkan karena tanggul sungai Brawijaya jebol hingga membuat sungai Avur meluap.

“Ini dampak dari kali Konto di Damarwulan Kediri yang tinggi. Air nggak muat dan bawa sedimen berupa kayu-kayu banyak, air turun dam Gude sampai masuk ke avur Besuk dan Avur Brawijaya ini,” kata UPT Pengairan Perak, M Herman, Kamis (4/1/2021).

Selain menggenangi permukiman, banjir juga merendam jalan raya nasional yang menghubungkan Surabaya-Madiun. Akibatnya, arus lalu lintas di jalan raya nasional itu macet hingga 4 kilometer.

“Tadi (kemacetan) sudah hampir 4 kilometer pas saya menuju ke sini, kemacetan dari pintu tol bandar sampai ke sini. Kita lakukan pengaturan lalu lintas supaya tidak semakin macet,” kata Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat meninjau banjir.

Agung menambagkan bahwa petugas lalu lintas akan melakukan pengalihan arus yang dari arah Surabaya masuk lewat pintu tol Bandar, Jombang.

“Kita berikan imbauan bahwa jalur macet, silahkan melalui jalur tol. Kalau yang ke Kediri lewat pintu tol Nganjuk, agak melambung sedikit tapi lebih cepat untuk saat ini,” tuturnya.

 

 

Editor: Azriel