Derita Diabetes, Kakek di Gedangan Sidoarjo Gantung Diri

(Jurnaljatim.com) – Seorang bernama Kabol (65) nekat mengakhiri hidupnya, dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya. Warga desa Keboananom RT 04/RW 05, Gedangan, itu, gantung diri karena depresi akibat penyakit dan gejala stroke yang tak kunjung sembuh.

“Diduga putus asa, karena sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh,” kata Gedangan Kompol Heri Siswoko, Jumat (31/5/2019).

Diungkapkannya, kejadian itu sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, cucu Alif Fernando (10) sedang mencari korban ke kamarnya. Setelah ketemu, Alif kaget melihat sang kakek dalam keadaan menggantung.

Sambil berteriak, Alif lari keluar rumah dan memberitahukan kepada Fathur Rohman (31), dan bersamanya masuk ke kamar korban. Melihat korban menggantung, langsung melaporkan ke .

“Korban ditemukan gantung diri dengan seutas tali, yang terikat di atap plafon kamar tidur,” ungkapnya.

Kemudian, bersama warga, petugas mengevakuasi korban dan dilarikan ke untuk dilakukan visum. Dari hasil visum, di tubuh korban tidak ditemukan tanda adanya .

“Ini murni karena gantung diri, dan keluarga korban sudah membuat surat pernyataan,” pungkasnya.


Editor: Azriel