oleh

Hindari Calo SIM, Ini Yang Dilakukan Polres Nganjuk

Nganjuk, Jurnaljatim.com
Polres Nganjuk membuat program dan terobosan baru untuk menghindari adanya praktik percaloan dan joki pada saat pembuatan Surat ijin mengemudi (SIM). Yakni membuka sistem Les Uji Praktek SIM (LUPS) dan Kartu Pemohon SIM (TUMOS).
Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nanta Wiranta mengungkapkan, untuk program TUMOS bertujuan untuk membantu pemohon SIM yang selama ini berkali kali gagal ketika mengikuti ujian tes pembuatan SIM.
Kapolres mengatakan, dalam menjalankan program itu, pihaknya akan menjaringnya melalui Babhinkantibmas Desa. Dengan begitu, penjaringan itu akan lebih tepat sasarannya.
Sementara TUMOS, yakni kartu untuk pemohon SIM yang bisa masuk. Hal itu dilakukan untuk menghindari joki maupun calo. Ia mengungkapkan, selama ini belum ditemukan adanya praktek calo di wilayahnya.
“Yang bisa masuk ketempat pembuatan SIM adalah orang yang sudah memegang kartu TUMOS. Program ini dilaunching hari ini,” ucap AKBP Dewa Nanta kepada wartawan di ruang pelayanan SIM, Satlantas Polres Nganjuk, Sabtu (24/2/2018).
Jika masih ada penemuan praktik calo dalam pembuatan SIM, terlebih jika itu dilakukan oleh anggota polisi, dirinya tidak akan segan untuk menidak secara tegas. (EMD/Jur)

Komentar