oleh

Setnov Tewas Usai Pesta Miras Oplosan Enam Botol

Ilustrasi Pesta Miras. (Pos Kota)
Kediri, Jurnaljatim.com
Satu pemuda tewas dan dua lainnya menjalani perawatan usai berpesta miras (minuman keras) oplosan. Korban tewas yakni Setnov, warga kelurahan Betet, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur.
Sementara, dua temannya yakni, Nico Osdhie Wulung Susanto (24) warga Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota Kediri dan Uca Satriyanggono (23) warga Kelurahan Banjaran, Kota Kediri menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri.
Peristiwa itu berawal dari salah satu temannya, yakni Alif Novitasari (22) warga Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri yang merayakan Ultah pada Kamis (23/11/2017) lalu.
Kemudian, Alif bersama Senov mengundang teman -temannya yakni Nico, Uca dan Andika (25), Tri Kurniawan (25) warga Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, serta Dava, warga Keluraha Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri.
Selanjutnya, mereka menggelar pesta miras di rumah korban (Senov) di Kelurahan Betet. Enam botol miras oplosan yang diracik Setnov mereka tenggak bersama. Setelah semuanya mabuk, kemudian masing-masing pulang ke rumah.
Pada Sabtu (25/11/2017) Senov mengeluh sakit kepala dan perutnya dan dilarikan ke Puskemas Ngletih. Tetapi, karena kondisi korban sudah parah, pihak puskesmas menyarankan untuk mencari rumah sakit.
Selanjutnya, Senov oleh pihak keluarga dibawa ke Rumah Sakit Baptis, Kota Kediri.
Korban lalu dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri. Senov sempat menjalani perawatan, tetapi akhirnya meninggal dunia, pada Minggu (26/11/2017).
Pada hari yang sama, Nico dan Uca mengeluhkan sakit yang sama dialami Setnov. Selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara dan hingga kini masih menjalani perawatan.
Polsek Pesantren telah melakukan penyelidikan terkait tragedi miras maut itu. Berdasarkan keterangan mereka, keduanya mengakui telah mengkonsumsi minuman keras dengan korban Senov.
“Kami masih menyelidiki penyebab kematian korban apakah karena overdosis miras, atau hal lain. Tentunya bekerjsama dengan tim dokter rumah sakit,” kata Kanit Reskrim Polsek Pesantren Iptu Panggayuh. (Bjt/jur)

Komentar