oleh

Dua Orang Terseret Arus Banjir Pacitan, Satu Ditemukan Tewas

Banjir Pacitan Jawa Timur.
Pacitan, Jurnaljatim.com
Banjir luapan sungai Grindulu, Kabupaten Pacitan, menelan korban jiwa. Dua orang dilaporkan terseret arus deras banjir dan satu diantaranya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Korban tewas yakni Martini warga Dusun Jarum, Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung, Pacitan Jawa Timur. Perempuan 56 tahun itu ditemukan tewas di Desa Sirnoboyo, yang berjarak satu kilometer dari lokasi kejadian.
Sobikin, orang tua korban mengungkapkan, saat itu korban dalam perjalanan pulang dari rumah sakit menuju rumahnya. Ketika itu, korban melintas di wilayah Sirnoboyo. Nah, tiba-tiba arus deras banjir mengepung jalur lintas selatan, hingga ketinggian satu meter lebih.
“Korban terseret banjir dan baru ditemukan 6 jam kemudian,” ujarnya pada wartawan, Selasa (28/11/2017).
Pada peristiwa itu, satu orang lain bernama Tohir lebih dulu diselamatkan oleh warga. Saat ini banjir masih mengepung 8 desa di Kecamatan Pacitan dan Kecamatan Kebonagung. Diantaranya di Desa Sirnoboyo dan Desa Kayen.
Ketinggian air mencapai 2,5 meter, telah masuk ke dalam rumah warga. Sementara warga terdampak banjir hingga kini masih mengungsi ketempat yang lebih aman.
Sulistiono korban banjir, ada 3 orang warga setempat di laporkan hanyut saat hendak melintasi derasnya arus banjir. Hingga kini, 1 orang bernama Tohir berhasil di selamatkan, sementara 2 orang lainya masih dalam pencarian petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pacitan.
Hingga kini banjir belum terlihat surut. Bencana banjir diperparah dengan hujan deras yang terus mengguyur wilayah Pacitan. Kerugian material di tafsir ratusan juta rupiah. (*/jur)

Komentar