oleh

Ratusan Honorer Geruduk Kantor Kemenag Nganjuk

Para pendemo di halaman kantor Kemenag Nganjuk.

Nganjuk, Jurnaljatim.com
Ratusan guru honorer K2 meluruk kantor Kemenag (Kementerian Agama) Kabupaten Nganjuk, Kamis (19/10/2017). Kedatangan mereka untuk meminta kejelasan terkait penandatangan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) 2013 sebagai calon pegawai negri sipil (PNS) yang dinyatakan lulus oleh Kementrian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi di tahun 2013.

Para pendemo melakukan orasi orasi atas semua tuntutannya, yakni untuk diangkat menjadi CPNS. Sebab, selama ini para guru honorer itu telah melakukan berbagai upaya, diantaranya proses dialog yang panjang untuk mencari solusi dan  informasi, namun hasilnya buntu.
Dalam orasinya, Abdul Kodir Sodik mengatakan, selama ini, para guru telah berjuang mengabdikan diri. Sebagai tenaga kerja honorer kinerjanya lebih berat dibanding guru PNS. Karena beban kerja dibebankan kepada guru honorer.
“Kami meminta tandatangan SPTJM yang telah dikeluarkan oleh BKN pusat yang mana itu merupakan syarat mutlak diangkatnya pegawai negeri sebagaimana yang disampaikan oleh Kanwil (Kantor Wilayah). Kami jangan diombang ambingkan, jangan dibohongin tolong diberi informasi yang jelas informasi dan benar,” kata Kodir Koordinator Aksi Lapangan.
Sementara itu, Imam Mujaib, Kasi Ponren (Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren), Kemenag Nganjuk mengatakan, Kemenag Nganjuk akan berusaha berjuang untuk memenuhi tuntutan agar segera ditindaklanjuti. “Semua masih menunggu proses dari pusat,” ucapnya. (mar/jur)

Komentar