oleh

Agus Sucipto, Terima Penghargaan Mendikbud dan Dijamu KPK

Madiun, Jurnaljatim.com
Agus Sucipto, Kepala SMP Negeri 2 Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur punya kesan tersendiri ketika menerima penghargaan sebagai sekolah berintegritas dari Mendikbud (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) Anis Baswedan di Istana Negara pada 21 Desember 2015 lalu.

Dari cerita para guru yang masih setia mendukung program program sekolah tersebut, bahwa Kepsek selalu tanggap dan cepat merespon bila ada keluhan dari para siswanya.
Salah Satu Guru yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa pernah, murid murid di kelas yang belum ber AC, mengeluh karena merasa gerah dan udara panas. Nah, tidak lama kemudian langsung ditindaklanjutinya. Mungkin keluhan murid melalui gurunya itu telah didengar Agus.
“Bapak memang gitu kalau untuk kepentingan sekolah sangat peduli,”ungkap salah satu Guru.
Sementara itu, terkait penghargaan bergengsi itu, menurut Agus itu merupakan apresiasi pemerintah atas pencapaian prestasi ujian nasional (Unas) siswanya selama lima tahun terakhir. “Acuan lainnya prestasi akademik dan akreditasi dari BNSP (Badan Standar Nasional Pendidikan, red),”tuturnya.
Ia mengatakan, penghargaan tersebut diterima langsung oleh Agus dari Mendikbud Anies Baswedan disaksikan Presiden Joko Widodo di Istana Negara 21 Desember 2015 lalu. Dia menjadi satu-satunya wakil Kabupaten Madiun.
”Yang paling banyak dari DKI Jakarta,ada sekitar 150 sekolah. Setelah itu, Surabaya dan Bali,” ungkap peraih juara II kepal SMP berprestasi se-Jatim 2015 ini.
Menurut dia, yang berkesan dan menarik, hari itu Agus sempat bertemu dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru, yakni Agus Rahardjo. Sebab, usai prosesi penyerahan penghargaan sekolah berintegritas, ruangan di Istana Negara itu akan digunakan Presiden untuk melantik lima pimpinan KPK yang baru.
Bahkan, keesokan harinya Agus dan ratusan kepala sekolah lainnya diundang ke kantor KPK. Disana, mereka dimintai masukan oleh pimpinan lembaga anti-rasuah itu terkait pengelolaan dana BOS. Kala itu, Agus Rahardjo yang asli Magetan sempat menanyakan siapa saja yang berasal dari eks Karesidenan Madiun. (hyt/fin/jjc)

Komentar