oleh

Mendagri berharap Pilkada Jatim Damai

Jombang – Konflik pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) yang terjadi di Maluku Utara (Malut) beberapa waktu lalu, ternyata membuat trauma bagi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto. maka dari itu, pihaknya mengharapkan agar kondisi tersebut tidak terjadi di Jawa Timur (Jatim) dan Pilgub Jawatimur putaran kedua mendatang berlangsung damai.

Ungkapan Kekhawatiran tersebut disampaikan Mardiyanto seusai mengahadiri sidang senat terbuka wisuda sarjana di kampus STAIBU (Sekolah Tinggi Agama Isalam Bahrul Ulum) Tambak Beras, Jombang, Sabtu (25/10) kemarin.


Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga menjelaskan, agar pilkada Jatim tidak berubah menjadi pertikaian seperti di Malut, maka ia meminta agar semua pihak berpikiran jernih. ia berharap dalam pilgub putaran kedua nanti dalam menyelesaikan masalah tidak mengedepankan emosi.

“Jika semua berpikiran jernih maka pilkada Jatim putaran kedua niscaya akan berjalan dengan baik,” ujar Mardiyanto.

Resep pelaksanaan pilkada secara aman itu sudah ia buktikan di Kalimantan Timur (Kaltim) baru-baru ini. Menurutnya, karena semua pihak berpikir secara jernih maka pilkada putaran ke II di Kaltim bisa berjalan secara aman dan damai.

masih dalam keterangan Mardiyanto, pihak-pihak tersebut mulai dari para elit, calon gubernur, KPU, keamanan, hingga masyarakat untuk mensukseskan pada pilkada putaran kedua di Jatim

“Jika mulai dari elit hingga masyarakat, semuanya berpikiran jernih maka tidak akan ada istilah Malut ke dua bagi pilkada Jatim,” tandasnya.

disinggung soal kedatangan ke Jombang, Mardiyanto yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa kedatangannya ke Jombang untuk mensinergiskan hubungan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dalam hubungan kepemerintahan.

“kedatangan saya kesini untuk mensinergiskan hubungan pemerintah pusat dengan daerah, tidak ada hubungannya dengan politik,” pungkasnya.

Komentar